PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEJAK DINI

2025-12-17

Hukermas

PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEJAK DINI

oleh drg. Falah Kartikawati, Sp.KGA


Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang sering kali kurang diperhatikan, terutama pada anak-anak. Padahal, kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini berperan besar dalam pembentukan kualitas hidup anak di masa depan. Banyak orang tua beranggapan bahwa kerusakan pada gigi susu bukan masalah besar karena nantinya akan digantikan oleh gigi permanen. Namun, pandangan ini keliru. Gigi susu memiliki fungsi penting, baik dalam perkembangan anak secara fisik, emosional, maupun sosial. Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini bukan sekadar upaya pencegahan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan anak.

Gigi susu berfungsi sebagai penahan ruang untuk pertumbuhan gigi permanen. Jika gigi susu rusak atau tanggal terlalu cepat, posisi gigi permanen dapat terganggu, menyebabkan masalah seperti gigi berjejal dan maloklusi, yang akhirnya memerlukan perawatan ortodonti. Selain itu, gigi yang sehat mendukung kemampuan anak untuk mengunyah makanan dengan baik, sehingga nutrisi dapat diserap optimal untuk pertumbuhan. Gigi yang sakit dapat menyebabkan anak enggan makan, berat badan turun, dan daya tahan tubuh melemah.

Dari sisi psikologis, gigi dan mulut yang sehat penting bagi kepercayaan diri anak. Kerusakan gigi yang parah dapat menyebabkan bau mulut, rasa sakit kronis, dan kesulitan berbicara. Anak mungkin merasa malu untuk tersenyum atau berinteraksi, sehingga mempengaruhi hubungan sosialnya di sekolah. Sayangnya, kejadian gigi berlubang pada anak Indonesia masih sangat tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, lebih dari 90% anak mengalami karies yang belum tertangani. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan kesadaran mengenai kesehatan gigi masih perlu ditingkatkan.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak dapat dilakukan melalui langkah sederhana namun konsisten. Orang tua perlu mengenalkan kebiasaan menyikat gigi sejak gigi pertama tumbuh, biasanya pada usia 6 bulan, menggunakan sikat gigi anak dan pasta gigi berfluoride sesuai rekomendasi. Anak perlu dibiasakan menyikat gigi dua kali sehari, terutama sebelum tidur. Selain itu, pola makan berpengaruh besar terhadap kesehatan gigi. Konsumsi makanan manis dan lengket harus dibatasi, sementara makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, susu, dan air putih perlu ditingkatkan. Pemberian susu dalam botol saat tidur harus dihindari karena berpotensi menyebabkan karies botol.

Pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali juga sangat penting. Kunjungan ke dokter gigi bukan hanya untuk perawatan ketika sakit, tetapi juga untuk pencegahan, deteksi dini, dan edukasi. Melalui pendekatan yang ramah anak, dokter gigi dapat membantu mengurangi rasa takut serta menumbuhkan kebiasaan sehat yang menyenangkan.

Kesimpulannya, menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini adalah fondasi penting bagi pertumbuhan optimal anak. Dengan perhatian orang tua, edukasi yang benar, dan dukungan tenaga kesehatan, anak-anak dapat tumbuh dengan senyum sehat dan percaya diri. Kesehatan gigi bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian esensial dari kesehatan holistik. Oleh karena itu, mari mulai membangun kebiasaan baik sejak sekarang demi masa depan anak yang lebih sehat dan bahagia.

“ Senyum sehat dimulai dari kebiasaan kecil sejak dini. Rawat giginya hari ini, agar ia tersenyum percaya diri untuk masa depannya. ”




Tag: gigi dan mulut